HARIANMAG - Tindakan Al memudarkan rasa cinta kekasihnya, NS (22). Betapa tidak, saat ditanya kapan akan melanjutkan hubungan asmara mereka ke jenjang pernikahan, pemuda itu malah mencekik leher kekasihnya hingga memar dan nyaris tak bernapas.
Tak ayal, sang wanita yang merasa diperlakukan bukan seperti kekasih langsung melaporkan kejadian itu ke kantor Polsek Payung Sekaki, kota Pekanbaru, Riau. Dia tak bisa menerima tindakan pacarnya yang main tangan dalam menyelesaikan masalah.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Benny Syah saat dikonfirmasi Rabu (5/10) mengatakan, kejadian berawal saat korban dan pacarnya bertemu untuk membicarakan rencana pernikahan keduanya.
"Berdasarkan laporan yang dibuat korban, dugaan aksi kekerasan yang dilakukan Al lantaran dirinya merasa tak senang kerap ditanyai oleh NS soal kelanjutan hubungan mereka," ujar AKP Benny.
Menurut penuturan korban kepada polisi, Al diduga tak ingin bertanggung jawab dengan hubungan mereka. Padahal, Al pernah berjanji akan menikahinya. Namun, kisah asmara keduanya justru berakhir dengan cek-cok mulut hingga berujung penganiayaan.
Al yang mengingkari janjinya lalu emosi dan kemudian mencekik leher kekasihnya hingga memar. Tak terima dengan perlakuan pacarnya itu, dengan kondisi kesakitan korban lalu melaporkan peristiwa itu ke polisi pada Selasa (4/10).
"Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. Terhadap korban juga telah dilakukan visum dan dimintai keterangannya. Sedangkan pelaku, akan segara kita mintai keterangannya," kata Benny.


No comments:
Post a Comment