HARIANMAG - Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana untuk tetap blusukan untuk menyapa warga-warga meskipun akan ada aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh beberapa ormas Islam pada hari Jumat (4/11/16).
Aksi demonstrasi tersebut dilakukan untuk mengecam pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang dianggap telah menista agama Islam dengan mengutip surah Al Maidah ayat 51 beberapa minggu yang lalu.
"Saya blusukan saja, jalan. Kita punya negara hukum sama aparat profesional mengapa mesti khawatir. Lagi pula bukan dukungan rakyat, bukan revolusi. Beda," kata Ahok saat diwawancarai oleh HarianMag, Senin (1/11/16).
Selain itu, untuk urusan keamanan saat demonstrasi nanti, Ahok sudah mempercayakan dan menyerahkan seutuhnya kepada pihak kepolisian.
"Ini kan urusan kepolisian," kata Ahok dengan santai.
Sebelumnya, Ahok sama sekali tidak ambil pusing dengan rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang akan dilakukan pada tanggal 4 November itu, karena Ahok menganggap kalau kasus dugaan penistaan agama yang dilakukannya sudah selesai dan tidak ada masalah lagi.
"Saya kira kasus sudah selesai. Kita sudah minta maaf, kita sudah datang ke Bareskrim. Silahkan bagi pihak yang enggak suka kalau punya pengacara, punya bagian hukum minta saja Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ke penyidik Bareskrim. Buat apa merusak Jakarta gitu loh," ujar Ahok di Kebagusan, Senin (31/10/16).
"Saya kira mereka itu demo juga bukan untuk mengungkit kasus saya itu, tapi memang niatnya untuk menjatuhkan saya saja dengan menggunakan kasus saya itu sebagai kambing hitamnya." tutup Ahok.


Fadli Son dan Fahri Hamzah harus ditangkap, karena dia melecehkan lembaga rakyat (DPR) yang seharusnya mengurus kesejahteraan rakyat. Sudah terlalu banyak pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh FZ dan FH. Kami rakyat kecil heran kok ada wakil rakyat dari senayan memanfaatkan agenda ini dengan turut memprovokasi rakyat. POLRI harus tegas mengusut keterlibatan anggota DPR yang ternyata terlibat langsung dalam aksi demo. Berarti dia adalah salah satu dalang untuk menghancurkan negara dengan konspirasi bersama ormas radikal dan ISIS. Penunggang kuda demo sebenarnya adalah para politisi serakah di DPR yang ikut memanasi situasi.
ReplyDeleteHARUS ADA DEFINISI YANG JELAS TENTANG ISTILAH PENISTAAN AGAMA DARI PAKAR AGAMA DAN PAKAR BAHASA, SEBAB SEKARANG BANYAK PETINGGI ORMAS DAN INDIVIDU TOKOH AGAMA YANG MELECEHKAN AGAMA DAN IDEOLOGI NEGARA DAN PAHLAWAN BANGSA PROKLAMATOR YANG SUDAH BERKORBAN ENTAH ITU PENISTAAN ATAU TIDAK TAPI TIDAK DIPROSES SESUAI HUKUM YANG BERLAKU. KEADILAN BERDASARKAN SILA KEDUA PANCASILA HARUS DITEGAKKAN JANGAN PERSOALAN YANG BISA DISELESAIKAN SECARA BAIK DAN DAMAI, MALAHAN DIBESARKAN TANPA KONTROL DAN MEMBABI BUTA DENGAN AKSI DEMO YANG BISA MENGARAH KE TINDAK KEKERASAN RADIKALISME YANG RUSUH DAN MEMECAH PERSATUAN, KEUTUHAN BANGSA DAN NEGARA. JIKA ADA UNSUR MAKAR DAN KERUSUHAN, MAKA PENEGAK HUKUM POLRI HARUS TEGAS DAN PIHAK2 TERLIBAT TERMASUK PETINGGI ORMAS YANG IMPULSIVE, TEGAR TENGKUK, SOMBONG DAN ISISME HARUS DIBERSIHKAN DARI NKRI. SEBAB RAKYAT INDONESIA TIDAK MENGHENDAKI BANGSA DAN NEGARA YANG DIBANGUN DENGAN PENGORBANAN NYAWA, DARAH DAN AIR MATA, DIPORAK PORANDAKAN OLEH POLITISI AMBISIUS YANG PENDENDAM, ORMAS RADIKAL, TERORISME DAN KAUM MAHABIS YANG MENUNGGANGI ISLAM UNTUK MENCAPAI TUJUANNYA YAITU IMPERIALISME YANG MEREKA KEMAS DENGAN KATA NEGARA KHILAFAH. JADI INI MEMANG MURNI POLITIK, BUKAN PERSOALAN AGAMA, KARENA AGAMA HANYA SEBAGAI BAJU PUTIH YANG MENUTUPI HATI DAN PIKIRAN KITA YANG LUAR BIASA
ReplyDeleteWkwk klo gtu para napi di lapas suruh aja minta maaf atas kejahatan nya klo di maafin bebas dong biar penjara sepi �� goblok orang yg dkung ahok mah ��
ReplyDeleteKmu emang demen ya masuk bui
ReplyDeleteTumpas fpi. Fpi lebih dari pki.
ReplyDeleteTumpas fpi. Fpi lebih dari pki.
ReplyDeleteEga febrian! Kau yg otakmu sudah kena hasut oleh setan. Kan ada hukum, semua sudah dlm proses. Jangan donk buat ketertiban umum jadi rusak. Lagian buni yani kok gak dituntut fpi? Karena dialah yg telah menista agamanya sendiri dgn cara mengedit pernyataan yg sebenarnya. Dasar unta lo!
ReplyDeleteEga febrian! Kau yg otakmu sudah kena hasut oleh setan. Kan ada hukum, semua sudah dlm proses. Jangan donk buat ketertiban umum jadi rusak. Lagian buni yani kok gak dituntut fpi? Karena dialah yg telah menista agamanya sendiri dgn cara mengedit pernyataan yg sebenarnya. Dasar unta lo!
ReplyDeleteAhok bukan org bodoh, sangat gak mungkin dia secara sengaja 'menistakan agama Islam' seperti yang dituduhkan..
ReplyDeleteDan sebenar"nya orang bodoh adalah org yang menganggap ini 'penistaan agama Islam'
Menteri agama korup, Partai Islam Korup, Ustadz Artis, Habib Preman, Kiai cetak uang, Politisi Islam tdk amanah, itu lebih dari 'Penistaan Aga Islam'..