HARIANMAG - Duel panas Pilgub DKI mendatang akan terasa sangat berbeda. Hal itu lantaran ada dua bidadari cantik yang terlibat di perebutan kursi DKI 1. Dua bidadari cantik itu yakni Annisa Pohan, yang merupakan istri Agus Harimurti Yudhoyono sekaligus model serta artis cantik Sophia Latjuba di kubu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Umumnya yang kami sasar adalah anak muda perempuan yang ke bawah, pemilih pemula. Itu kan sasaran, jadi perempuan itu sebabnya keunggulan dari tiga pasangan adalah hanya kami yang ada perempuan, dan itu kami maksimalkan," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan usai menghadiri rapat konsolidasi Partai Demokrat.
Hinca menambahkan, Annisa Pohan diperbantukan untuk mendulang suara perempuan di Jakarta. Annisa, kata dia, nantinya akan berperan dalam penggalangan opini di media sosial.
"Jelas bahwa clear Demokrat tampilkan sisi itu, kemudian kekuatan kami siapkan termasuk Annisa Pohan. Bagaimana ke atas, para pejabat negara banyak di ibu kota, para orang kaya yang memiliki rumah besar dan ekonomi menengah ke atas. Kami pikirkan soal itu bagaimana cara untuk sampaikan pesan itu. Nah media sosial ini menembus gedung bertingkat itu," ujarnya.
Sementara itu, Artis cantik dan seksi Sophia Latjuba menjadi salah satu juru bicara tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Ternyata, Sophia diketahui merupakan kader NasDem yang merupakan salah satu partai pengusung Ahok-Djarot.
Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus mengakui Sophia merupakan pengurus DPW di Jakarta. Bestari menilai, banyak pertimbangan hingga akhirnya nama kekasih Ariel Noah itu masuk dalam tim pemenangan.
"Yang namanya juru bicara kan segmennya berbeda-beda, ada segmen politik, segmen ekonomi, ada segmen lain-lain, ada pekerja seni segala macam, saya rasa itu. Jadi masing-masing segmen saja," kata Bestari.
Bestari pun mengakui awalnya Ahok terkejut melihat nama Sophia Latjuba masuk ke dalam tim. "Ahok justru kaget 'eh kenapa bisa ini? Kok dia mau?'. Kita bilang dia itu NasDem," ucapnya.
Bestari juga membantah Sophia dimasukkan karena dia seorang artis. Sophia sendiri sangat antusias menjadi tim pemenangan.
"Dia pengurus dan kebetulan karena dia perempuan dan aktivis juga. Sophia bilang ya itu kan tugas dari partai jadi enggak pakai tanya-tanya lagi dong," tutupnya.


No comments:
Post a Comment