HARIANMAG - Juru bicara tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat, Raja Juli Antoni mengajukan protes atas Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 (tiga) Anies Baswedan yang masih melakukan kampanye di masa tenang dimana semua pasangan calon dilarang melakukan kampanya
"Itu retorika kampanye. Bawaslu dan KPU DKI harus bertindak. Retorika Anies menyerang Paslon nomor 1 dan nomor 2. Anies tidak taat aturan, masih kampanye di masa tenang," kata Antoni dalam keterangannya, Senin (13/2).
Antoni mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa Anies menjadi juri kehormatan lomba tumpeng dalam memperingati hari ulang tahun ke-9 Partai Gerindra di Gedung DPR RI.
Dalam acara tersebut, Anies mengajak para peserta yang hadir untuk memilih nomor 3 (tiga), dan tidak memilih nomor 1 (satu) dan 2 (dua) pada tanggal 15 Februari besok.
Antoni menyayangkan Anies yang melakukan kampanye di masa tenang, karena tindakan tersebut jelas dilarang oleh Bawaslu.
"Masa tidak puas sudah kampanye 4 bulan, tidak bisa menahan diri 3 hari untuk masa tenang, apalagi Anies mengaku sebagai pendidikan dan kesantunan, tapi masa tenang masih kampanye," tutup Antoni yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.


No comments:
Post a Comment