HARIANMAG - Muhammad Rizieq Shihab (Habib Rizieq) bercerita tentang kasus-kasus yang saat ini sedang dihadapinya saat sedang berceramah di hadapan peserta Aksi 112 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (11/2/17).
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu mengatakan bahwa dirinya saat ini sedang diburu oleh polisi karena tidak memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai tersangka atas kasus dugaan penodaan lambang negara Pancasila di Polda Jawa Barat, kemarin.
"Saya sendiri sudah bukan tersangka tapi buronan untuk dihadirkan di Polda Jabar," kata Habib Rizieq dengan menggunakan pengeras suara di mimbar Masjid Istiqlal.
Habib Rizieq memastikan bahwa dirinya akan memenuhi panggilan dari pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan terkait beberapa kasus yang dituduhkan kepadanya.
Dia menegaskan bahwa alasannya tidak memenuhi panggilan kemarin adalah karena tidak mau rencana Aksi 112 terganggu oleh pemeriksaan kasusnya.
"Mereka minta datang, saya akan datang. Kenapa (kemarin) saya tidak datang? Kita harus menjaga acara ini," tegas Habib Rizieq.
Habib Rizieq juga mengaku telah mengatur pengacaranya untuk menjalin komunikasi lanjutan dengan pihak kepolisian. Dia berharap agar kasusnya tidak lagi dibesar-besarkan.
Selain menyinggung kasus yang sedang dihadapinya, Habib Rizieq juga menyinggung perkara dugaan pencucian uang yang menyeret nama Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir dan kasus dugaan penghinaan pecalang yang menimpa juru bicara FPI, Munarman.
Habib Rizieq berharap agar polisi lebih menghormati tokoh-tokoh yang sudah dianggapnya sebagai ulama, karena dia tidak rela jika kerabat dekatnya diseret-seret ke dalam kasus.
"Jangan dibuat-buat. Jangan ada rencana jahat untuk para ulama," kata Habib Rizieq.
Aksi 112 merupakan rangkaian aksi terpisah dari Aksi 411 dan Aksi 211 yang sempat melibatkan massa dalam jumlah besar akhir tahun lalu.
Dalam aksi kali ini, peserta yang datang dari berbagai penjuru berkumpul di Masjid Istiqlal untuk menggelar Zikir Akbar.
Habib Rizieq juga berharap agar para peserta aksi bisa menyelesaikan aksi secara damai dan tenteram untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Karena itu sekali lagi, selesai acara pulang dengan damai. Buka mata, buka hati," tutup Habib Rizieq.


No comments:
Post a Comment