Ahok Minta Maaf Tidak Bisa Kerja Penuh Waktu Karena Harus Menjalani Sidang


HARIANMAG - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta maaf kepada seluruh warga Ibu Kota DKI Jakarta karena tidak bisa bekerja penuh waktu.

Hal tersebut dikarenakan Ahok harus menjalani sidang ke-11 kasus dugaan penistaan agama yang selesai sekitar pukul 22.30 WIB.

"Saya mau menyampaikan maaf kepada warga DKI karena kasus saya ini saya tidak bisa kerja penuh waktu. Sehari-semalam di sini. Padahal saya tahu warga DKI sedang ngalamin banjir," kata Ahok setelah selesai menjalani persidangan di gedung Kementerian Pertanian, Jl RM Harsono, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2017) malam.

Ahok secara khusus meminta maaf kepada ibu-ibu terkait banjir di Jakarta kali ini. Dia juga telah meminta untuk disediakan air panas di setiap lokasi pengungsian agar para ibu-ibu tidak kesulitan saat membuat susu untuk bayinya.




"Apalagi ibu-ibu rumah tangga, saya sampaikan permohonan maaf karena ada bayi, anak-anak, ada lansia. Saya sudah minta supaya yang bayi, kalau di tempat pengungsian, harus ada air panas. Supaya gampang membuat susu. Juga diaper dan segala macam," ujar Ahok.

Sebelumnya, Ahok menyebut titik banjir di Ibu Kota telah berkurang banyak dan saat ini hanya tersisa sekitar 80 titik banjir.

Berdasarkan data Kadis Sumber Daya Air DKI Teguh Hendarwan, kurang-lebih ada 300 keluarga yang harus mengungsi akibat banjir di Cipinang Muara. Dia berjanji akan segera menyelesaikan tahap pembayaran lahan-lahan yang terkena imbas dari normalisasi Kali Ciliwung.

"Kalau di Cipinang Melayu, info yang kita dapat ada sekitar 300 keluarga yang mengungsi sekarang ini. Tadi saya juga sampaikan, kita akan kejar lahan-lahan yang akan kita normalisasi. Segera kita realisasikan untuk pembayarannya," kata Teguh setelah menemui pengungsi di kampus Universitas Borobudur, Jakarta Timur, Senin (20/2).

No comments:

Post a Comment