HARIANMAG - Debat calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang berlangsung tadi malam, Jumat (13/1), berlangsung cukup panas dan seru dari awal sampai akhir.
Debat calon gubernur yang yang ditayangkan langsung di beberapa stasiun televisi tadi malam dihadiri oleh ketiga calon pasangan lengkap tanpa ada 1 pun pasangan yang absen.
Calon pasangan nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) - Sylviana Murni, calon pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat, dan calon pasangan nomor urut 3 Anies Baswedan - Sandiaga Uno semuanya hadir untuk mengikuti acara debat yang berlangsung cukup panas tersebut.
Dalam acara debat tersebut, ketiga pasangan cagub dan cawagub saling menyerang dan menyindir soal program-program lawannya.
Ada beberapa kalimat lucu dan pedas yang diucapkan oleh para peserta debat untuk menyerang program-program lawannya :
1. Anies Baswedan bilang Ahok 'nggak nyambung' soal membangun manusia
"Saya rasa sederhana pertanyaannya, 'bagaimana membangun manusia'. Jawabannya (Ahok) enggak nyambung sama sekali." kata Anies.
2. Ahok sindir Sylviana Murni soal penggusuran
"Sekarang cagub mau bikin rumah apung, ini gimana caranya, sungai 5 meter jadi 30 meter lagi kalau enggak menggusur. Ya sudahlah, namanya mau jadi gubernur, tidak masalah," kata Ahok.
"Rp 400 ribu sebulan itu terlalu kecil bapak, karena kami sediakan Rp 600 ribu perorang, kalau anak tiga berarti Rp 1,8 juta. Kalau anak masuk perguruan tinggi dapat Rp 18 juta setahun hanya enggak dapat uang kontan." kata Ahok.
"Untuk urusan penggusuran tegas, tapi untuk urusan Alexis, lemah" kata Anies.
"10 tahun dimana orang melanggar didiamkan, kami bukan bagian dari itu di Jakarta. Anda mendapat pilihan berbeda, kita tidak pernah berhadapan dengan hukum, kami nol sehingga tidak ada kompromi pada pelanggar hukum," jelas Anies.
6. Anies bilang jawaban Sylvia nggak nyambung soal bagaimana warga Jakarta bersaing dengan orang asing


"Jawaban Ibu menarik, tapi nggak nyambung" jawab Anies.




No comments:
Post a Comment