HARIANMAG - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkenal dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos serta sering kali tempramental.
Kerap banyak pernyataan dari dirinya yang menuai kontroversi dan dianggap tidak santun. Apa tanggapan Ahok terkait gaya bicaranya yang sering dipermasalahkan oleh banyak orang itu?
"Kalau kamu bilang saya enggak santun terserah. Beragam orang ketemu saya ngajak foto. Itu enggak santun sama siapa? Maling-maling saja yang merasa gue enggak santun," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2016).
Sempat disebut-sebut bahwa gaya komunikasi yang ceplas-ceplos itu adalah salah satu penyebab turunnya elektabilitas Ahok dalam Pilgub DKI Jakarta 2017.
Namun, Ahok tidak menghiraukan pendapat-pendapat tersebut sebab tudingan ketidaksantunan tersebut hanya dilontarkan oleh pihak-pihak yang tidak menyukainya saja.
"Gue juga enggak perlu santun sama orang-orang yang cuman bisa maling duit rakyat doang, pengecut dan rasis," ungkap Ahok dengan nada tinggi.
Salah satu ucapan Ahok yang menuai kontroversi dan akhirnya dilaporkan ke polisi yaitu ucapannya terkait penggunaan ayat suci Alquran dalam surat Al-Maidah ayat 51. Ucapan Ahok tersebut dilaporkan oleh pengacara Advokasi Cinta Tanah Air (ACTA) ke Bareskrim Polri.
Ahok meminta persoalan ini tidak dijadikan polemik. Dia meminta masyarakat bersikap arif dengan melihat video peristiwa saat dirinya berdialog dengan warga Kepulauan Seribu tersebut secara utuh.


No comments:
Post a Comment